Penerimaan Produk Unik

Sering enterpreneur merasa perlu memberi faktor unik ketika meluncurkan suatu produk.

Wajar, kita merasa bahwa dengan keunikan inilah produk akan bisa menjual dirinya sendiri.

Akan tetapi semakin unik produk, semakin besar pula peluang gagalnya kaeena pasar perlu diedukasi mengenai produk dari nol, walaupun jika produk tersebut sukses, akan menjadi mercusuar & patokan bagi semua produk pengikutnya sepanjang masa.

Tapi tentu kita ingin memperkecil resiko ketika membangun produk yang benar-benar baru. Hal inilah yang dilakukan Elon Musk di mobil listrik Tesla-nya dengan sangat brilian.

Hampir semua kendaraan saat ini mengandalkan bahan bakar fosil, Elon Musk memiliki visi bahwa kendaraan masa depan akan memakai tenaga listrik yang lebih murah & ramah lingkungan. Visi yang mungkin bagi beberapa orang terlalu dini sebelum zamannya.

Akan tetapi Elon Musk dengan cerdasnya mengemas ide yang baru bagi pasar dengan desain mobil yang relatif mengikuti pola desain mobil-mobil pada umumnya dan ditambah interior yang elegan, hal ini meminimalisir resistensi pasar. Terbukti penjualan Tesla moncer walaupun dengan produk yang baru 2.

Tentu tidak hanya masalah desain, tapi juga rekrutmen SDM terbaik di kelasnya; first who the what, Tesla juga menggunakan eksposur media sebesar-besarnya dengan menggunakan Elon Musk yang memang media darling dengan reputasinya yang luar biasa, ditambah aktif mengikuti ajang pameran otomotif menjadikan teknologi baru ini menjadi semakin familier apalagi dengan balutan desain yang ga neko-neko bahkan semi klasik.

Hasilnya Tesla memiliki penjualan yang tinggi walaupun pemain baru & dianggap mobil listrik paling revolusioner dengan daya jelajah tinggi, teknologi-teknologi canggih terbaru, mobil tanpa gearbox, dll. Brilian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *